Cara membaca hasil usg abdomen

By | October 6, 2015

Petunjuk cara membaca hasil USG abdomen untuk dokter dan paramedis. Ikuti pelatihan USG abdomen, ANC, dan Bedah Saraf BERSERTIFIKAT oleh para ahli di daerah Bandung.

cara membaca hasil usg 5 bulan, cara membaca hasil usg payudara, cara membaca hasil usg 6 bulan, cara membaca hasil usg 4 bulan,

cara baca hasil usg abdomen, cara membaca hasil usg pada awal kehamilan, cara membaca hasil usg, cara membaca hasil usg 2 dimensi, cara membaca hasil usg bumil, cara membaca hasil usg bpd, cara membaca hasil usg bayi kembar, cara baca hasil usg bayi,

1. Pengertian USG/Ultrasonografi
USG/Ultrasonografi ialah suatu alat dalam dunia kedokteran yg memanfaatkan gelombang ultrasonik, yaitu gelombang suara yg memiliki frekuensi yg tinggi (250 kHz – 2000 kHz) yg kemudian hasilnya ditampilkan dalam layar monitor. Pada awalnya penemuan alat USG/Ultrasonografi diawali bersama penemuan gelombang ultrasonik kemudian bertahun-tahun setelah itu, tepatnya sekira tahun 1920-an, prinsip kerja gelombang ultrasonik mulai diterapkan dalam bidang kedokteran. Penggunaan ultrasonik dalam bidang kedokteran ini pertama kali diaplikasikan bagi kepentingan terapi bukan bagi mendiagnosis suatu penyakit.

Baru pada awal tahun 1940, gelombang ultrasonik dinilai memungkinkan bagi digunakan sebagai alat mendiagnosis suatu penyakit, bukan lagi hanya bagi terapi. Hal tersebut disimpulkan berkat hasil eksperimen Karl Theodore Dussik, seorang dokter ahli saraf dari Universitas Vienna, Austria. Bersama bersama saudaranya, Freiderich, seorang ahli fisika, berhasil menemukan lokasi sebuah tumor otak dan pembuluh darah pada otak besar bersama mengukur transmisi pantulan gelombang ultrasonik via tulang tengkorak. bersama menggunakan probe (kombinasi alat pengirim dan penerima data), hasil pemindaian masih berupa gambar dua dimensi yg terdiri dari barisan titik-titik berintensitas rendah. Kemudian George Ludwig, ahli fisika Amerika, menyempurnakan alat temuan Dussik.

Ultrasonography ialah salah satu dari produk teknologi medical imaging yg dikenal sampai saat ini Medical imaging (MI) ialah suatu teknik yg digunakan bagi mencitrakan bagian dalam bagian dan suatu jaringan sel (tissue) pada tubuh, tanpa membuat sayatan dan luka (non-invasive). Interaksi antara fenomena fisik tissue dan diikuti bersama teknik pendetektian hasil interaksi itu sendiri bagi diproses dan direkonstruksi menjadi suatu citra (image), menjadi basic bekerjanya peralatan MI.

2.Kegunaan USG/Ultrasonografi
Sonograf ini menunjukkan citra kepala sebuah bayi dalam kandungan dalam kandungan. Ultrasonografi dan yg lebih dikenal bersama singkatan USG/Ultrasonografi digunakan luas dalam medis. Pelaksanaan prosedur diagnosis dan terapi bisa dilaksanakan bersama bantuan ultrasonografi (misalnya bagi biopsi dan pengeluaran cairan). Biasanya menggunakan probe yg digenggam yg diletakkan di atas penderita dan digerakkan: gel berair memastikan penyerasian antara penderita dan probe.

Dalam kasus kemengandungan, Ultrasonografi (USG/Ultrasonografi) digunakan oleh dokter spesialis kandungan (DSOG) bagi memperkirakan umur kandungan dan memperkirakan hari persalinan. Dalam dunia kedokteran secara luas, alat USG/Ultrasonografi (ultrasonografi) digunakan sebagai alat bantu bagi menggunakan diagnosa atas bagian tubuh yg terbangun dari cairan.

3.Prinsip USG/Ultrasonografi
Ultrasonik ialah gelombang suara bersama frekwensi lebih tinggi daripada kemampuan pendengaran telinga manumur, sehingga kita tak bisa mendengarnya sama sekali. Suara yg bisa didengar manumur mempunyai frekwensi antara 20 – 20.000 Cpd (Cicles per detik- Hertz).. Sedangkan dalam diagnosa USG/Ultrasonografi ini mengunakan frekwensi 1- 10 MHz ( 1- 10 juta Hz).

Gelombang suara frekwensi tingi tersebut dihasilkan dari kristal-kristal yg terdapat dalam suatu alat yg disebut transducer. Perubahan bentuk akibat gaya mekanis pada kristal, akan menimbulkan teganganlistrik. Fenomena ini disebut efek Piezo-electric, yg merupakan basic perkembangan USG/Ultrasonografi selanjutnya. Bentuk kristal jua akan berubah jika dipengaruhi oleh medan listrik. Sesuai bersama polaritas medan listrik yg vianya, kristal akan mengembang dan mengkerut, maka akan dihasilkan gelombang suara frekwensi tingi.

4.upaya Kerja alat Ultrasonografi
Transducer bekerja sebagai pemancar dan sekaligus penerima gelombang suara. Pulsa listrik yg dihasilkan oleh generator diubah menjadi energi akustik oleh transducer, yg dipancarkan bersama arah tertentu pada bagian tubuh yg akan dipelajari. Sebagian akan dipantulkan dan sebagian lagi akan merambat terus menembus jaringan yg akan menimbulkan bermacam-macam echo sesuai bersama jaringan yg dulaluinya.

Pantulan echo yg berasal dari jaringan-jaringan tersebut akan membentur transducer, dan kemudian diubah menjadi pulsa listrik lalu diperkuat dan selanjutnya diperlihatkan dalam bentuk cahaya pada layar oscilloscope. bersama demikian jika transducer digerakkan seolah0olah kita menggunakan irisan-irisan pada bagian tubuh yg dinginkan, dan ilustrasi irisan-irisan tersebut akan bisa dilihat pada layar monitor.

Masing-masing jaringan tubuh mempunyai impedance accoustic tertentu. Dalam jaringan yg heterogen akan ditimbulkan bermacam-macam echo, jaringan tersebut dikatakan echogenic. Sedang jaringan yg homogen hanya sedikit dan sama sekali tak ada echo, disebut anecho dan echofree . Suatu rongga berisi cairan bersifat anechoic, misalnya : kista, asites, pembuluh darah besar, pericardial dan pleural efusion.

5.upaya Baca Hasil USG/Ultrasonografi
Foto USG/Ultrasonografi terdiri dari beberapa tabel dan angka-angka yg diukur dari pengskala dokter terhadap tungkai lengan, kaki, dan diameter kepala. Semua itu bisa menghasilkan rumus yg menunjukkan berapa berat bayi dalam kandungan di dalam kandungan.

Bagaimana cara membaca hasil usg kehamilan

Beberapa istilah yg umum ada di hasil foto USG/Ultrasonografi antara lain:

1. GA = Gestational Age. Ini menunjukkan perkiraan umur kemengandungan Anda, berbasickan panjang tungkai lengan, tungkai kaki danpun diameter kepala. Jika salah satu dari GA di foto USG/Ultrasonografi Anda menunjukkan besaran yg tak normal, dokter langsung bisa menganalisanya sebagai kelainan. Terutama GA di bagian kepala.

2. GS: Gestational Sac. Yaitu skala kantung kemengandungan, berupa bulatan hitam. Ini biasanya muncul pada hasil foto USG/Ultrasonografi trisemester awal.

3. CRL: Crown Rump Length. Yaitu skala jarak dari puncak kepala ke ‘ekor’ bayi. Ini jua biasa digunakan dokter bagi mengukur bayi dalam kandungan di umur kemengandungan trisemester awal.

4. BPD: Biparietal diameter. Ini ialah skala tulang pelipis kiri dan kanan. Biasa digunakan bagi mengukur bayi dalam kandungan di trisemester 2 dan tiga

5. FL: Femur Length. Merupakan skala panjang tulang paha bayi.

6. HC: Head Circumferencial dan lingkaran kepala.

7. AC: abdomen Circumferencial. skala lingkaran abdomen bayi. Jika dikombinasikan bersama BPD akan menghasilkan perkiraan berat bayi.

8. FW: Fetal weight dan berat bayi dalam kandungan.

9. F-HR: Fetal Heart Rate dan frekuensi kardio bayi.

Demikian artikel bagaimana cara membaca hasil usg hamil dan bagaimana cara membaca hasil usg janin, semoga bermanfaat.